Selasa, 12 Januari 2016

Apa Itu Kebijakan Moneter?

Kebijakan moneter adalah tindakan pemerintah untuk memengaruhi perekonomian dengan menentukan jumlah uang yang beredar. Perubahan jumlah uang yang beredar akan memengaruhi tingkat suku bunga. Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999, Bank Indonesia sebagai bank sentral mempunyai wewenang untuk melaksanakan kebijakan moneter. Dalam rangka pelaksanaan kebijakan moneter dan untuk menjaga kestabilan nilai rupiah, Bank Indonesia berwenang :

a. Menetapkan sasaran moneter dengan memerhatikan laju inflasi yang ditetapkan.

b. Melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara:

1) operasi pasar terbuka di pasar uang, baik rupiah maupun valas;

2) menetapkan tingkat diskonto (suku bunga);

3) penetapan cadangan wajib minimum, dan

4) pengaturan kredit dan pembiayaan.

Adapun jenis-jenis kebijakan moneter antara lain:

a. Kebijakan uang ketat, kebijakan ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah uang yang beredar, misalnya dengan cara penyaluran kredit yang selektif sehingga jumlah uang yang beredar dapat terkendali.

b. Kebijakan uang longgar, adalah kebijakan untuk mempercepat peredaran uang, misalnya dengan mempermudah pemberian kredit.

Sedangkan dilihat dari instrumen kebijakan dapat dibagi dalam dua macam yaitu:

a. Kebijakan kuantitatif

Kebijakan kuantitatif adalah kebijakan yang bertujuan untuk memengaruhi jumlah peredaran uang dan tingkat suku bunga dalam perekonomian. Ada dua jenis kebijakan kuantitatif, yaitu:

1) Operasi pasar terbuka dan tingkat suku bunga

Jika uang yang beredar terlalu banyak maka Bank Indonesia menaikkan suku bunga simpanan, sehingga masyarakat akan berlomba-lomba menabung uang di bank. Di pihak lain investor akan mengurangi investasinya yang dibiayai dengan pinjaman. Sebaliknya jika uang beredar kurang maka Bank Indonesia dapat menurunkan suku bunga, sehingga permintaan kredit meningkat dan investor akan menambah pinjaman guna membiayai investasinya.

2) Mengubah cadangan minimum

Dengan mengubah cadangan minimum, maka Bank Indonesia dapat menambah atau mengurangi uang yang beredar dalam masyarakat. Untuk mengubah cadangan minimum Bank Indonesia dapat menaikkan atau menurunkan CAR (Capital Adequacy Ratio), yaitu perbandingan antara uang tunai ditambah deposito yang dimiliki bank umum yang terdapat pada bank sentral dengan jumlah uang giral yang boleh diciptakan. Misalnya Bank Indonesia menetapkan CAR sebesar 10 %, sedangkan bank umum memiliki cadangan kas 1 miliar, maka kesempatan menciptakan uang giral adalah sebesar 10 % : 1 miliar = 10 miliar.

b. Kebijakan kualitatif

Kebijakan kualitatif bertujuan agar uang/pinjaman langka/sulit atau mudah diperoleh. Kebijakan kualitatif dapat ditempuh dengan dua cara yaitu:

1) Pengawasan Pinjaman Selektif

Bank Indonesia selaku bank sentral menentukan pinjaman apa saja yang boleh atau tidak boleh diberikan.

2) Pendekatan Moral

Bank Indonesia menghimbau bank umum untuk menjaga kestabilan peredaran uang melalui propaganda agar masyarakat jangan terpengaruh isu akan adanya devaluasi.

Pengertian Bank

Apa itu Bank? Menurut A. Abdurrachman dalam Ensiklopedia Ekonomi Keuangan dan Perdagangan, pengertian bank yaitu adalah suatu jenis lembaga keuangan yang melaksanakan berbagai macam jasa, seperti memberikan pinjaman, mengedarkan mata uang, pengawasan terhadap mata uang, bertindak sebagai tempat penyimpanan bendabenda berharga, membiayai usaha perusahaan, dan lain-lain. Sedangkan menurut G. M. Verryn Stuart, bank adalah suatu badan uang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan kredit, baik dengan alat-alat pembayarannya sendiri maupun dengan uang yang diperolehnya dari pihak lain, atau dengan jalan mengedarkan alat-alat penukar baru berupa uang giral.

Sedangkan menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 menyebutkan bahwa bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit/atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Dari pengertian bank di atas mencerminkan 2 peran bank yaitu:

1) Sebagai perantara keuangan, bank melakukan penghimpunan dana dari masyarakat dalam berbagai bentuk simpanan.

2) Sebagai penghimpun dana, bank membayar bunga kepada masyarakat atau nasabah penyimpan, selanjutnya bank menyalurkan dana tersebut dalam bentuk kredit kepada masyarakat.
Apa itu uang? Tahukah anda pengertian uang secara ekonomi? Banyak sekali definisi tentang uang, berikut ini adalah pendapat para ahli tentang apa yang dimaksud dengan uang.

a. A. C. Pigou dalam bukunya The Viel of Money menyatakan bahwa uang adalah segala sesuatu yang umum dipergunakan sebagai alat penukar (money are those things that are widely used as a media for exchange).

b. Robertson dalam bukunya Money menyatakan bahwa uang adalah segala sesuatu yang umum diterima dalam pembayaran barang-barang (money is something whish is widely accepted in payments for goods).

c. Albert Gailort Hart dalam bukunya Money Debt and Ekonomic Activity menyatakan, uang adalah kekayaan yang dengannya si empunya dapat melunaskan utangnya dalam jumlah yang tertentu pada waktu itu juga (money is property with which the owner can pay off the debt with certainly without delay).

d. R. S. Sayers dalam bukunya Modern Banking menyatakan bahwa uang adalah segala sesuatu yang umum diterima sebagai pembayar utang (money is something that is widely accepted for the settlement for debts).

e. Rollin G. Thomas dalam bukunya Our Modern Banking and Monetary System menyatakan bahwa uang adalah segala sesuatu yang siap sedia dan pada umumnya diterima umum dalam pembayaran pembelian barang, jasa, dan untuk membayar utang (money is something that is readily and generaly accepted by the public and payment of debts).

Dari definisi-definisi di atas dapat kita simpulkan bahwa uang adalah segala sesuatu (maksudnya benda apa saja) asal mendapatkan pengakuan secara umum dan dapat dijadikan alat pembayaran. Atau dengan kata lain uang adalah alat pembayaran yang sah.

Pengertian Investasi

Apa itu investasi? Pengertian Investasi alah pada hakikatnya merupakan penempatan sejumlah dana yang ada saat ini dengan harapan untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang.

Umumnya investasi dibedakan menjadi dua yaitu:

a. Investasi pada financial assets, dilakukan di pasar uang, misalnya berupa sertifikat deposito, commercial paper, surat berharga pasar uang, dan lainnya. Atau dilakukan di pasar modal, misalnya berupa saham, obligasi, waran, opsi, dan lainnya

b. Investasi pada real assets, diwujudkan dalam bentuk pembelian assets produktif, pendirian pabrik, pembukaan tambang, dan pembukaan perkebunan.

Pengertian Inflasi

Apa itu inflasi? Pengertian Inflasi ialah merupakan salah satu penyakit ekonomi di setiap negara. Semua negara baik negara maju maupun berkembang pasti mengalami apa yang disebut inflasi, hanya besarannya saja yang berbeda. Tingkat inflasi yang dialami negara maju seperti Amerika dan Jepang misalnya mengalami inflasi yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Pengertian inflasi sering didefinisikan dengan kalimat yang berbeda-beda. Meskipun pernyataan dalam definisi itu berbeda tetapi semuanya mempunyai maksud yang sama, yaitu membicarakan mengenai barang-barang kebutuhan masyarakat yang harganya naik secara terus-menerus. 

Jadi, yang dimaksud dengan inflasi adalah suatu peristiwa dalam perekonomian di mana ada kecenderungan harga-harga dari semua barang naik secara terus-menerus atau berulang-ulang.

Yang dimaksud dengan harga (price) adalah harga-harga dari semua kebutuhan masyarakat, secara terus-menerus artinya kenaikan harga barang-barang tersebut bukan hanya satu kali saja tetapi naik secara berulang-ulang. Kenaikan dalam harga barang dan jasa, yang lazimnya terjadi jika pembelanjaan bertambah dibanding pertambahan penawaran atau persediaan barang dan jasa di pasar. Dengan demikian, jelaslah bahwa penekanan istilah inflasi hanya dipakai terhadap kenaikan tingkat harga yang berlangsung secara terus-menerus atau berkepanjangan.

Kenaikan harga yang berlangsung sekaligus seperti lazimnya kenaikan harga beberapa barang pokok pada saat akan lebaran tidak dapat dikatakan inflasi karena tidak mempunyai pengaruh lebih lanjut. Kejadian semacam ini diistilahkan sebagai kenaikan tingkat harga.

Senin, 11 Januari 2016

Di bawah ini terdapat kebijakan-kebijakan ekonomi yang dapat dilakukan pemerintah, yaitu:

a) Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang ditempuh pemerintah dalam perpajakan dan pengeluaran pemerintah/anggaran untuk memengaruhi pengeluaran agregat. Contohnya pengenaan pajak penghasilan, cukai rokok.

b) Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter merupakan kebijakan yang ditempuh pemerintah/bank sentral dalam penawaran uang dan kebijakan suku bunga untuk memengaruhi pengeluaran agregat. Contohnya pemerintah menetapkan jumlah uang yang beredar dan peningkatan suku bunga tabungan.

c) Kebijakan Segi Penawaran

Kebijakan segi penawaran adalah kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan efesiensi perusahaan, sehingga barang dan jasa yang ditawarkan lebih banyak dan murah. Contohnya pemerintah bekerja sama dengan LIPI dan universitas-universitas mengembangkan mesin teknologi perusahaan yang efisien dan tepat guna.

d) Kebijakan Energi

Kebijakan energi adalah kebijakan dalam menggunakan energi seefisien dan seoptimal mungkin yang di dalamnya terdapat usaha penghematan energi. Contohnya ialah anjuran pemerintah untuk menggunakan kendaraan yang menggunakan energi listrik/non BBM, guna mengurangi konsumsi masyarakat terhadap BBM. Misal: KRL (Kereta Rel Listrik).

e) Kebijakan Penetapan Harga

Kebijakan penetapan harga adalah kebijakan dalam menentukan harga-harga pada tingkat tertentu terhadap komoditas yang menguasai hajat hidup orang banyak. Contohnya adalah bahan bakar minyak merupakan salah satu komoditas yang menguasai hajat hidup orang banyak, maka pemerintah menentukan harga bensin Rp4.500,00 per liter.

f) Kebijakan Neraca Pembayaran

Kebijakan untuk memantau keadaan neraca pembayaran guna memengaruhi nilai tukar. Hal tersebut berkaitan dengan kegiatan ekspor dan impor. Contohnya adalah peningkatan ekspor nonmigas, mendorong industri kecil di Indonesia untuk melakukan kegiatan ekspor-impor.

Apa Itu Ekonomi Makro?

Pengertian ekonomi makro - Makro ekonomi berasal dari kata "makro" yang berarti besar. Teori makro ekonomi membuat analisis mengenai kegiatan dalam suatu perekonomian dari sudut pandang yang berbeda dengan teori mikro ekonomi. Analisis makro ekonomi merupakan analisis secara agregat terhadap keseluruhan kegiatan perekonomian. Analisisnya bersifat umum dan tidak memerhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Sebagai contoh dalam teori ekonomi makro dalam menganalisis kegiatan pembeli yang dianalisis bukanlah perilaku seorang pembeli tetapi keseluruhan pembeli yang ada dalam perekonomian. Begitu pula dalam menganalisis tingkah laku produsen yang diamati bukanlah kegiatan seorang produsen tetapi kegiatan keseluruhan produsen dalam perekonomian. Jadi teori ekonomi makro adalah teori ekonomi yang mempelajari kegiatan ekonomi secara keseluruhan (agregat). Contoh dari teori ini, yaitu meliputi masalah-masalah:

a. Penentuan kegiatan perekonomian

Analisis ini menerangkan tentang sampai di mana suatu perekonomian akan menghasilkan barang dan jasa. Berdasarkan pandangan Keynes, analisis makro ekonomi menunjukkan bahwa tingkat kegiatan perekonomian ditentukan oleh pengeluaran agregat dalam perekonomian. Analisis makro ekonomi merincikan pengeluaran agregat kepada 4 komponen meliputi:

1) Pengeluaran rumah tangga (biasa disebut konsumsi)

2) Pengeluaran pemerintah

3) Pengeluaran perusahaan-perusahaan (biasa disebut investasi)

4) Ekspor dan impor

b. Masalah pengangguran dan inflasi


Setiap masyarakat mengharapkan agar pengeluaran agregat akan mencapai tingkat yang diperlukan untuk mewujudkan kesempatan kerja penuh tanpa inflasi walaupun tujuan ini susah dicapai. Pada umumnya pengeluaran agregat yang sebenarnya adalah lebih rendah daripada yang diperlukan untuk mewujudkan kesempatan kerja penuh. Keadaan ini akan menimbulkan pengangguran. Ada kalanya permintaan agregat melebihi kemampuan perekonomian untuk memproduksi barang dan jasa. Keadaan ini menyebabkan kenaikan harga-harga atau inflasi.

c. Peranan kebijakan pemerintah

Tindakan pemerintah sangat penting digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pengangguran dan inflasi. Langkah-langkah yang ditempuh pemerintah dibedakan menjadi dua yaitu kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Kebijakan fiskal adalah upaya pemerintah dalam mengubah struktur dan jumlah pajak dan pengeluarannya dengan maksud untuk memengaruhi tingkat kegiatan perekonomian. Sedangkan kebijakan moneter adalah langkah pemerintah dalam memengaruhi jumlah uang dalam perekonomian atau mengubah suku bunga dengan tujuan mengatasi masalah perekonomian yang dihadapi.

Apa Itu Ekonomi Mikro?

Pengertian ekonomi mikro - Mikro berasal dari kata mikro yang berarti kecil. Jadi ekonomi mikro boleh diartikan sebagai ilmu ekonomi kecil. Berdasarkan pola dan ruang lingkung analisisnya, teori mikro ekonomi dapat didefinisikan sebagai satu bidang dalam ilmu ekonomi yang menganalisis bagian-bagian kecil secara individual dari keseluruhan kegiatan sebuah perekonomian. 

Isu pokok yang dianalisis dalam teori mikro ekonomi adalah bagaimana cara menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia secara efisien agar kemakmuran masyarakat dapat dimaksimumkan. Analisis ini dibuat berdasarkan kepada pemikiran bahwa:

a. kebutuhan dan keinginan masyarakat adalah terbatas dan

b. kemampuan faktor-faktor produksi menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat adalah terbatas.

Teori ekonomi bertitik tolak kepada pemisalan bahwa faktor-faktor produksi yang tersedia selalu sepenuhnya digunakan. Keadaan ini mendorong masyarakat untuk memikirkan cara yang paling efisien dalam menggunakan faktor-faktor produksi.

Beberapa aspek yang dapat dipelajari dalam teori mikro ekonomi ini, sebagai berikut.

a. Interaksi di Pasar Barang 

Dalam aspek ini yang dimaksud adalah kegiatan suatu pasar barang, misalnya pasar kopi dan pasar cengkeh. Suatu perekonomian merupakan gabungan dari berbagai jenis pasar, termasuk pasar barang. Teori mikro ekonomi tidak menerangkan operasi secara keseluruhan pasar tersebut secara serentak. Untuk menunjukkan bagaimana suatu pasar berfungsi dan beroperasi, teori mikro ekonomi terutama menerangkan tentang interaksi antara penjual dan pembeli di suatu barang, misalnya di pasaran kopi dan cengkeh.

b. Tingkah Laku Penjual dan Pembeli

Dalam analisis ini teori mikro ekonomi bertitik tolak pada dua pemisalan, yaitu:

1) para pembeli dan penjual menjalankan kegiatan ekonomi secara rasional, dan

2) para pembeli berusaha memaksimumkan kepuasan yang mungkin dinikmatinya, sedangkan para penjual berusaha memaksimumkan keuntungan yang diperolehnya.

c. Interaksi di pasaran faktor produksi

Dalam hal ini yang dianalisis ialah interaksi antara penjual dan pembeli di pasaran faktor produksi. Individu-individu adalah pemilik faktor-faktor produksi. Sedangkan penjual membutuhkan faktor-faktor produksi untuk memproduksi barang dan jasa. Interaksi antara penjual dan pembeli faktor-faktor produksi di berbagai pasaran faktor produksi akan menentukan harga-harga faktor produksi dan jumlah faktor produksi yang digunakan. Jadi yang dimaksud teori ekonomi mikro adalah teori yang mempelajari tentang perilaku ekonomi seseorang dalam pengambilan keputusan individu atau perorangan.

Pengertian Pasar Monopolistik

Perhatikanlah toko/swalayan yang ada di daerahmu! Komoditas apa yang dijual di swalayan itu? Beberapa perusahaan sering menyebar risiko kerugian dengan memproduksi berbagai jenis produk akan tetapi masih dalam satu perusahaan. Perusahaan jenis ini merupakan bentuk pasar persaingan monopolistik. Buktikanlah dengan kamu pergi ke toko terdekat dari rumahmu! Perhatikanlah produk shampo, sabun mandi, dan sabun cuci. Ada berbagai merek, berbagai bentuk, dan corak yang ditawarkan pada etalase toko. Produk tersebut akan bersaing, sehingga membentuk pasar persaingan monopolistik. Jadi, yang dimaksud dengan pasar monopolistik adalah suatu pasar di mana terdapat banyak produsen/perusahaan yang menjual barang/komoditas yang berbeda corak (differentiated product).

Pengertian Pasar Oligopoli

Pengertian pasar oligopoli - Pasar oligopoli adalah pasar yang terdiri atas hanya beberapa perusahaan saja. Adakalanya pasar oligopoli terdiri dari dua perusahaan saja dan pasar tersebut disebut duopoli. Oligopoli sering disebut sebagai persaingan di antara beberapa penjual (competition among the few).

Pengertian Pasar Barang Abstrak

Apa itu pasar barang abstrak ? Pengertian Pasar barang abstrak adalah pasar yang menjual produk yang tidak terlihat atau tidak riil secara fisik. Pasar ini mempertemukan penjual dan pembeli, di mana penjual hanya membawa contoh barang saja atau dalam pasar tersebut tawar-menawar dilakukan melalui internet, surat kabar, telepon, faximile. Contoh jenis pasar ini adalah pasar komoditas yang menjual barang semu seperti pasar karet, pasar tembakau, pasar timah, pasar kopi dan lain sebagainya.

Pengertian Pasar Barang Nyata / Riil

Pengertian pasar barang nyata - Pasar barang nyata adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang yang bentuk dan fisiknya jelas. Pasar ini mempertemukan antara penjual dengan pembeli secara langsung (face to face) dan ada tawar-menawar, ada barang dagangan, ada transaksi, penyerahan barang secara langsung. Contohnya adalah Pasar Kebayoran Lama, Pasar Senen, pasar malam, pasar kaget, dan lain-lain.

Pengertian Apa Itu Pasar Monopoli?

Pengertian apa itu pasar monopoli? Pasar monopoli adalah bentuk pasar di mana hanya terdapat satu perusahaan saja dan banyak pembeli. Peran perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti. Keuntungan yang didapatkan perusahaan monopoli adalah keuntungan melebihi normal.

Tahukah kamu mengapa hal tersebut bisa terjadi? Perusahaan memperoleh keuntungan melebihi normal diakibatkan tidak adanya persaingan karena perusahaan-perusahaan lain sulit untuk masuk bidang industri tersebut. Perusahaan yang mempunyai hak monopoli disebut monopolis.

Minggu, 10 Januari 2016

Pengertian Harga

Pengertian Harga - Harga merupakan kemampuan atau nilai sesuatu yang diukur dengan uang. Jadi harga barang adalah kemampuan suatu barang untuk ditukarkan atau dinilai dengan uang. Suatu barang mempunyai harga tinggi jika barang tersebut ditukarkan akan mendapat uang yang banyak. Dengan uang dapat dibedakan harga suatu barang dengan harga barang lain. 

Jika suatu barang sangat berguna dan jumlahnya tidak terbatas, barang tersebut tidak mempunyai harga. Barang-barang tersebut termasuk barang non ekonomi, misalnya udara, sinar matahari, dan air laut.

Sekarang jika suatu barang mempunyai harga, barang tersebut harus berguna, jumlahnya terbatas, dan merupakan barang ekonomi. Untuk memperoleh barang-barang ekonomi diperlukan pengorbanan, baik berupa uang, tenaga, dan pikiran.

Pengertian Penawaran

Pengertian Penawaran - Setelah kita pelajari mengenai permintaan, tahukah kamu apa yang disebut penawaran? Penawaran adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar tertentu, periode tertentu dan pada tingkat tertentu. Seperti dalam permintaan menurut ekonomi mikro dijelaskan bahwa penawaran juga dapat digolongkan menjadi penawaran perorangan dan penawaran pasar.

1) Penawaran perorangan

Penawaran perorangan ialah penawaran yang dilakukan oleh seorang penjual dalam menawarkan berbagai jumlah barang pada berbagai tingkat harga.

2) Penawaran pasar

Penawaran pasar ialah keseluruhan penawaran yang didapat dari penjumlahan penawaran perorangan suatu barang atau jasa pada berbagai tingkat harga.

Pengertian Permintaan

Pengertian Permintaan - Bu Anwar seorang guru sekaligus ibu rumah tangga. Ia pergi ke supermarket "Tania" untuk membeli telur untuk keperluan hidup keluarganya. Biasanya ia membeli 3 kg yang digunakan selama satu bulan. Diketahui bahwa harga 1 kg telur Rp. 5.000,00 Jika pada saat ia membeli, harga telur mengalami kenaikan yaitu Rp. 15.000,00/kg. Sehingga permintaan Bu Anwar akan menurun yaitu dengan hanya membeli 1 kg telur.

Dengan melihat contoh di atas apakah yang dimaksud dengan permintaan? Jadi, pengertian permintaan (demand) adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar tertentu dengan tingkat harga tertentu, tingkat pendapatan tertentu dan dalam periode tertentu. Sedangkan permintaan yang didukung oleh daya beli disebut permintaan efektif (effective demand).

Pengertian Konsumsi dalam Ekonomi

Pengertian Konsumsi - Dalam kegiatan tertentu kamu pasti sering mendengar istilah konsumsi, di mana tugas dari konsumsi adalah menyediakan makan dan minum. Dari contoh di atas berarti konsumsi adalah kegiatan makan dan minum. "Apakah konsumsi hanya berhubungan dengan makan dan minum saja?" Konsumsi mempunyai pengertian kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna atau manfaat suatu barang atau jasa. Dari pengertian tersebut tentu kalian akan menjawab pertanyaan berikut ini. "Apakah menonton televisi termasuk kegiatan konsumsi?" Agar mudah membedakan apakah suatu kegiatan merupakan kegiatan konsumsi atau bukan, maka kalian harus memahami Ciri-ciri kegiatan konsumsi ialah :barang yang digunakan dalam kegiatan konsumsi merupakan barang konsumsi, ditujukan langsung untuk memenuhi kebutuhan dan barang yang dipergunakan akan habis atau berkurang. 

Dari ciri-ciri kegiatan konsumsi di atas dapatlah disimpulkan bahwa konsumsi ialah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang/jasa. Pelaku kegiatan konsumsi dinamakan konsumen.

Apa Itu Sistem Ekonomi Campuran?

Sistem ekonomi campuran yaitu suatu sistem ekonomi di mana di satu sisi pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha dalam melakukan kegiatan ekonomi, tetapi disisi lain pemerintah ikut campur tangan dalam perekonomian yang bertujuan menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat terhadap sumber daya ekonomi. Campur tangan pemerintah tersebut dalam bentuk:

1) Membuat peraturan atau undang-undang yang mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi masyarakat.

2) Mendirikan perusahaan-perusahaan negara yang kegiatannya hampir sama dengan kegiatan usaha swasta, yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat banyak.

3) Pemerintah menetapkan berbagai kebijakan-kebijakan dalam bidang perekonomian.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran

1) Adanya pembatasan pihak swasta oleh negara pada bidang-bidang yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

2) Mekanisme kegiatan ekonomi yang terjadi di pasar adalah campur tangan pemerintah dengan berbagai kebijakan ekonomi.

3) Hak milik perorangan diakui tetapi penggunaannya tidak boleh merugikan kepentingan umum.

Kebaikan sistem ekonomi campuran

1) Sektor ekonomi yang dikuasai oleh pemerintah lebih bertujuan untuk kepentingan masayarakat.

2) Hak individu/swasta diakui dengan jelas.

3) Harga lebih mudah untuk dikendalikan.

Keburukan sistem ekonomi campuran

1) Peranan pemerintah lebih berat dibandingkan dengan swasta.

2) Timbulnya KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dalam pemerintah karena banyak sektor-sektor produksi yang lebih menguntungkan pihak pemerintah sedangkan sedikit sekali pengawasannya.

Apa itu Sistem Ekonomi Liberal?

Sistem ekonomi liberal adalah suatu sistem ekonomi yang menghendaki kebebasan yang seluas-luasnya bagi setiap individu untuk melakukan tindakan ekonomi tanpa campur tangan dari pemerintah. Suatu kondisi di mana pemerintah benar-benar lepas tangan dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam istilah ekonomi disebut laissez-faire. Negara-negara yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belgia, Irlandia, Swiss, Kanada, dan Indonesia yang pernah menganut sistem ekonomi liberal pada tahun 1950-an.

Ciri-ciri sistem ekonomi liberal

1) Diakuinya kebebasan pihak swasta/masyarakat untuk melakukan tindakan-tindakan ekonomi.

2) Diakuinya kebebasan memiliki barang modal (barang kapital).

3) Dalam melakukan tindakan ekonomi dilandasi semangat untuk mencari keuntungan sendiri. 

Kebaikan sistem ekonomi liberal

1) Adanya persaingan sehingga mendorong kemajuan usaha.

2) Campur tangan pemerintah dalam bidang ekonomi kecil sehingga mendorong kesempatan lebih luas bagi pihak swasta.

3) Produksi didasarkan pada permintaan pasar atau kebutuhan masyarakat.

4) Pengakuan hak milik oleh negara mendorong semangat usaha masyarakat.

Keburukan sistem ekonomi liberal

1) Adanya praktik persaingan tidak sehat, yaitu penindasan pihak yang lemah.

2) Persaingan tidak sehat dapat menimbulkan monopoli yang merugikan masyarakat.

3) Timbulnya praktik yang tidak jujur yang didasari mengejar keuntungan yang sebesar-besarnya, sehingga kepentingan umum dikesampingkan.

Apa Itu Sistem Ekonomi Terpusat?

Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi di mana pemerintah memegang peranan paling penting atau dominan dalam pengaturan kegiatan ekonomi. Dominasi dilakukan melalui pembatasan-pembatasan terhadap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh anggota masyarakat. Negara yang menganut sistem ini antara lain : Rusia, RRC, dan negara-negara Eropa Timur (bekas negara Uni Soviet).

Ciri-ciri sistem ekonomi terpusat

a) Kegiatan perekonomian dari produksi, distribusi, dan konsumsi serta harga ditetapkan pemerintah dengan peraturan negara.

b) Hak milik perorangan atau swasta tidak diakui, sehingga kebebasan individu alam berusaha tidak ada.

c) Alat-alat produksi dikuasai oleh negara. Kebaikan sistem ekonomi terpusat

a) Pemerintah lebih mudah dalam mengadakan pengawasan dan pengendalian.

b) Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan ekonomi.

c) Kemakmuran masyarakat merata.

d) Perencanaan pembangunan lebih cepat direalisasikan.

Keburukan sistem ekonomi terpusat

a) Adanya pemasungan daya kreasi masyarakat sehingga hampir semua inisiatif, inovasi diprakarsai oleh pemerintah.

b) Adanya pasar gelap yang diakibatkan adanya pembatasan yang terlalu ketat oleh pemerintah.

c) Anggota masyarakat tidak dijamin untuk memilih dan menentukan jenis pekerjaan serta memilih barang konsumsi yang dikehendaki.

d) Pemerintah bersifat paternalistis, artinya apa yang telah diatur/ditetapkan oleh pemerintah adalah benar dan harus dipatuhi.